misa.lagu-gereja.com
 

Renungan Katolik 2022
Jumat, 16 September 2022
Renungan Katolik Jumat, 16 September 2022 - Lukas 8:1-3 (Penjelasan) - BcO Barukh 1:14-2:5; 3:1-8 - Peringatan Wajib St. Kornelius, Paus dan St. Siprianus

Jumat, 16 September 2022
Peringatan Wajib
St. Kornelius, Paus dan St. Siprianus
1Kor. 15:12-20; Mzm. 17:1,6-7,8b,15;
Lukas 8:1-3
BcO Barukh 1:14-2:5; 3:1-8
Warna Liturgi Merah
   
Lukas 8:1-3
Perempuan-perempuan yang melayani Yesus
8:1 Tidak lama sesudah itu Yesus berjalan berkeliling dari kota ke kota dan dari desa ke desa memberitakan Injil Kerajaan Allah. Kedua belas murid-Nya bersama-sama dengan Dia, 8:2 dan juga beberapa orang perempuan yang telah disembuhkan dari roh-roh jahat atau berbagai penyakit, yaitu Maria yang disebut Magdalena, yang telah dibebaskan dari tujuh roh jahat, 8:3 Yohana isteri Khuza bendahara Herodes, Susana dan banyak perempuan lain. Perempuan-perempuan ini melayani rombongan itu dengan kekayaan mereka.

Penjelasan:


* Pelayanan Kristus (8:1-3)
Diceritakan tentang:
I. Apa yang senantiasa Kristus kerjakan sepanjang hidup-Nya -- yakni memberitakan Injil, tanpa kenal lelah, dan berbuat kebaikan di mana-mana (ay. 1), sesudah itu -- en tō kathexÄ”s -- ordine, pada saat atau dengan cara yang tepat. Kristus merencanakan apa yang hendak dikerjakan-Nya dan melaksanakannya dengan teratur. Ia memperhatikan rangkaian atau urutan pekerjaan itu, sehingga akhir suatu pekerjaan yang baik merupakan awal pekerjaan baik berikutnya.

II. Dari mana Ia memperoleh dukungan untuk keperluan hidup: Ia hidup dari kebaikan hati sahabat-sahabat-Nya. Ada beberapa orang perempuan, yang dengan teratur mengikuti pelayanan-Nya, yang melayani-Nya dengan kekayaan mereka (ay. 2-3). Beberapa dari mereka disebut namanya, tetapi masih ada lagi banyak perempuan lain, yang menerima pengajaran Kristus dengan tekun, dan menganggap diri mereka pantas menyokong pemberitaan ajaran-Nya itu karena mereka telah merasakan manfaatnya, dan mereka mau beramal, dengan harapan banyak orang akan menerima manfaat yang sama juga.

. Kebanyakan dari mereka pernah disembuhkan oleh Kristus dan mereka merupakan bukti dari kuasa dan rahmat-Nya. Mereka telah disembuhkan oleh-Nya dari roh-roh jahat atau berbagai penyakit. Beberapa dari mereka pernah terganggu pikiran mereka. Ada yang depresi, dan ada pula yang mengalami gangguan kesehatan jasmani, dan Ia menyembuhkan mereka semua dengan kuasa-Nya yang ajaib. Dia adalah penyembuh tubuh maupun jiwa, dan mereka yang telah disembuhkan oleh-Nya layak melakukan apa saja yang bisa mereka persembahkan kepada-Nya. Kita harus peduli untuk mengikuti-Nya, supaya setiap saat kita bisa datang kepada-Nya untuk minta tolong saat tergelincir. Kita juga terikat dalam rasa syukur untuk melayani Dia serta Injil-Nya, karena Dia telah menyelamatkan kita melalui Injil-Nya.

. Salah seorang dari perempuan-perempuan itu adalah Maria Magdalena yang telah dibebaskan dari tujuh roh jahat, jumlah yang pasti bagi sesuatu yang tidak pasti. Ada yang beranggapan bahwa dahulu ia sangat jahat, dan kita bisa saja menganggap dialah si perempuan berdosa yang baru disebutkan dalam pasal 7:37. Menurut Dr. Lightfoot, yang menemukan dalam tulisan-tulisan para ahli Talmud bahwa Maria Magdalena ini disebut sebagai Maria si pengepang rambut, boleh jadi perempuan ini adalah Maria Magdalena, karena namanya dicatat semasa ia masih dalam keadaan sangat berdosa, karena pada masa itu rambut yang berkepang-kepang dianggap berlawanan dengan cara berdandan yang pantas (1Tim. 2:9). Namun, walaupun ia pernah menjadi perempuan yang tidak pantas, pada saat ia bertobat dan diubahkan, ia memperoleh rahmat dan menjadi murid Kristus yang berapi-api. Perhatikanlah, para pendosa besar tidak perlu merasa putus asa bahwa tidak ada lagi pengampunan bagi mereka. Namun, semakin buruk kehidupan seseorang sebelum bertobat, semakin keras pula ia harus berusaha bekerja bagi Kristus setelah itu. Atau, boleh jadi Maria ini menderita depresi, dan kalau begitu, mungkin saja dialah Maria saudara Lazarus, seorang perempuan yang sangat bersusah hati, yang mungkin berasal dari Magadan tetapi lalu pindah ke Betania. Maria Magdalena yang ini hadir di salib Kristus dan kubur-Nya, dan seandainya dia bukan saudara perempuan Lazarus, maka sahabat dan kesayangan Kristus ini tidak hadir di situ, atau tidak akan diperhatikan oleh para penulis Injil. Namun, pendapat yang mana yang benar, kita tidak dapat menduga. Demikianlah pendapat Dr. Lightfoot. Namun, masih ada sanggahan lain lagi, Maria Magdalena terhitung berada di antara perempuan-perempuan yang mengikuti Yesus dari Galilea (Mat. 27:55-56), sedangkan Maria, saudara perempuan Lazarus, tinggal di Betania.

. Perempuan lain lagi yang ada di antara mereka adalah Yohana istri Khuza bendahara Herodes. Ia pernah menjadi istrinya (menurut beberapa orang), tetapi sekarang sudah menjanda, dan hidupnya sejahtera. Seandainya saat itu dia masih menjadi istri Khuza, kita punya alasan untuk berpikir bahwa meskipun memilih untuk tinggal di istana Herodes, suaminya telah menerima Injil dan sangat mendukung bila istrinya menjadi pendengar ajaran Kristus sekaligus penyokong bagi-Nya.

. Banyak dari antara mereka yang melayani rombongan Kristus dengan kekayaan mereka. Ini merupakan contoh keadaan berkekurangan yang rela dijalani Juruselamat kita sehingga Ia memerlukan bantuan, dan juga contoh kerendahan hati dan sikap merendahkan diri yang besar sehingga Ia mau menerimanya. Walaupun sebenarnya kaya, namun demi kita Ia rela menjadi miskin dan hidup dari sedekah. Janganlah orang merasa malu untuk meminta kebaikan hati dari sesamanya ketika Allah membawanya ke dalam kesukaran, tetapi biarlah ia meminta dan bersyukur ketika menerimanya sebagai sebuah kemurahan hati. Kristus lebih suka berutang budi kepada sahabat-sahabat-Nya yang sudah dikenali-Nya demi kesejahteraan diri-Nya dan murid-murid-Nya daripada menjadi beban bagi orang-orang yang tidak dikenal-Nya di kota-kota dan desa-desa yang dikunjungi-Nya ketika berkhotbah. Perhatikanlah, sudah menjadi kewajiban bagi orang-orang yang diajar dalam firman Tuhan untuk berbagi dengan mereka yang mengajarkan banyak hal yang baik kepada mereka. Mereka yang memberi dengan murah hati dan penuh sukacita, menghormati Tuhan dengan kekayaan mereka dan membawa berkat ke atas kekayaan mereka itu.


BcO Barukh 1:14-2:5; 3:1-8
14
Hendaklah membacakan kitab yang kami kirim ini, untuk diumumkan di dalam Rumah Tuhan pada hari raya dan pada hari-hari perhimpunan.
15a
Katakanlah sebagai berikut:


Pengakuan dosa
15b
Keadilan ada pada Tuhan, Allah kita, sedangkan malu muka pada kami, sebagaimana halnya hari ini, yaitu: pada orang-orang Yehuda dan penduduk Yerusalem,
16
pada sekalian raja kami, para pemimpin, para imam dan nabi serta pada nenek moyang kami.
17
Memang kami telah berdosa kepada Tuhan.
18
Kami tidak taat kepada-Nya dan tidak mendengarkan suara Tuhan, Allah kami, untuk mengikuti segala ketetapan Tuhan yang telah ditaruh-Nya di hadapan kami.
19
Semenjak hari Tuhan membawa nenek moyang kami keluar dari negeri Mesir hingga dengan hari ini kami tidak taat kepada Tuhan, Allah kami. Sebaliknya Tuhan telah kami alpakan karena tidak mendengarkan suara-Nya.
20
Dari sebab itu maka melekatlah kepada kami semua bencana dan laknat yang telah diperintahkan Tuhan kepada Musa, hamba-Nya, waktu nenek moyang kami dibawa-Nya keluar dari negeri Mesir untuk dianugerahkan-Nya kepada kami suatu tanah yang berlimpah susu dan madunya, sebagaimana halnya hari ini.
21
Tetapi kami tidak mendengarkan suara Tuhan, Allah kami, sesuai dengan firman para nabi yang telah Tuhan utus kepada kami.
22
Bahkan kami telah pergi berbakti kepada allah lain, masing-masing menurut angan-angan hati jahatnya, dan kami melakukan apa yang durjana dalam pandangan Tuhan, Allah kami.

Barukh 2 - Doa permohonan

1
Dari sebab itu maka Tuhan memenuhi firman yang telah difirmankan-Nya melawan kami dan melawan para hakim kami yang telah menghakimi Israel, dan melawan segala raja dan pemimpin kami serta melawan semua orang Israel dan Yehuda.
2
Di bawah kolong langit belum pernah terjadi seperti yang terjadi di Yerusalem sesuai dengan apa yang tertulis dalam Taurat Musa:
3
kami masing-masing sampai makan daging anak-anak kami sendiri.
4
Tuhan telah membuat mereka semua menjadi takluk kepada segala kerajaan di sekeliling kami, sehingga menjadi ternista dan lengang di antara sekalian bangsa sekeliling, di mana mereka telah dicerai-beraikan oleh Tuhan.
5
Mereka menjadi bawahan dan bukan atasan, oleh karena kami telah berdosa kepada Tuhan, Allah kami, dengan tidak mendengarkan suara-Nya.


Barukh 3 - Kebijaksanaan, milik khusus umat Allah

1
Ya Tuhan Yang Mahakuasa, Allah Israel, dengan jiwa yang kesesakan dan roh terlantar aku menjerit kepada-Mu.
2
Dengarlah, ya Tuhan, dan kasihanilah. Memang kami telah berdosa kepada-Mu.
3
Engkau bertakhta kekal, sedangkan kami jatuh binasa terus-menerus.
4
Tuhan Yang Mahakuasa, Allah Israel, dengarkanlah doa dari orang yang nyaris mati di Israel dan doa dari anak-anak orang yang telah berdosa kepada-Mu dan tidak mendengarkan suara Tuhan, Allah mereka. Oleh karena itulah maka bencana-bencana melekat pada diri kami.
5
Jangan ingat kepada kefasikan nenek moyang kami, tetapi sudilah kiranya pada saat ini juga ingat kepada tangan-Mu dan nama-Mu sendiri.
6
Oleh karena Engkaulah Tuhan, Allah kami, maka kami hendak memuji Engkau, ya Tuhan.
7
Sebab ketakutan kepada-Mu telah Kautaruh di dalam hati kami, supaya nama-Mu kami serukan. Kamipun akan memuji Engkau di dalam pembuangan kami, oleh karena kami telah menjauhkan dari hati kami segala kefasikan nenek moyang kami yang telah berdosa kepada-Mu.
8
Lihatlah sekarang ini kami di dalam pembuangan kami, di mana kami telah Kauceraiberaikan menjadi orang ternista, terlaknat dan terhukum, setimpal dengan segenap kefasikan nenek moyang kami yang telah berpaling dari Tuhan, Allah kami.






Daftar Label dari Kategori Renungan Katolik 2022




Nama-Nama Bayi Katolik Terlengkap

Kalender Liturgi Katolik September 2022 dan Saran Nyanyian


Orang Kudus Katolik Dirayakan September

MAZMUR TANGGAPAN & BAIT PENGANTAR INJIL
- PRAPASKAH
- TRIHARI
- PASKAH



NEXT:
Renungan Katolik Sabtu, 17 September 2022 - Lukas 8:4-15 - BcO Barukh 3:9-15,24-4:4 - Peringatan fakultatif St. Robertus Bellarminus, St. Hildegardis dr Bingen

PREV:
Renungan Katolik Kamis, 15 September 2022 - Yohanes 19:25-27 atau Lukas 2:33-35 - BcO Est 5:1-14; 7:1-10. - Peringatan Wajib Santa Perawan Maria Berdukacita





Arsip Renungan Katolik 2022..



Jadwal Misa Gereja Seluruh Indonesia
1. Map/Peta Gereja Katolik di Jakarta
2. Map/Peta Gereja Katolik di Surabaya
3. Map/Peta Gereja Katolik di Makassar
4. Map/Peta Gereja Katolik di Bandung
5. Map/Peta Gereja Katolik di Medan
6. Map/Peta Gereja Katolik di Depok
Agustus - Hati Maria Yang Tidak Bernoda(3)
April - Sakramen Maha Kudus (6)
Bulan Katekese Liturgi(5)
Bulan November - Jiwa-jiwa Kudus di Api penyucian(4)
Bulan Oktober - Bulan Rosario suci(4)
Desember - Bunda Maria yang dikandung tanpa noda(4)
Februari - Keluarga Kudus Yesus Maria Yosep(5)
Ibadah(1)
Januari - Bulan menghormati Nama Yesus(5)
Juli - Darah Mulia(2)
Juni - Hati Kudus Yesus(10)
Maret - Pesta St. Yosep(3)
Mei - Bulan Maria(8)
Penutup Bulan Rosario(1)
Peringatan Arwah(2)
Rabu Abu(1)
SEPTEMBER - TUJUH DUKA MARIA(7)


  • Vatikan
  • K W I
  • Keuskupan Bogor
  • Keuskupan Jakarta
  • Katedral Bandung
  • Keuskupan Semarang
  • Keuskupan Malang
  • Keuskupan Sibolga
  • Keuskupan Tj. Karang
  • Keuskupan Sintang
  • Keuskupan Jayapura

  • Hierarchy: Catholic Hierarchy
  • Hierarchy: Giga Catholic
  • Hierarchy: The See of Peter (EWTN)
  • Liturgy: Catholic Liturgical Library
  • Music: MusicaSacra
  • Music: Ordinarium Gregorian
  • Music: Gregorian untuk Misa
  • Music: Cantemus Domino
  • Society: Adoremus
  • Society: FSSP
  • Society: Opus Dei
  • Society: OSB Norcia
  • Society: Una Voce America
  • Vatican: Kitab Suci Bahasa Latin
  • Vatican: Official Newspaper
  • Vatican: Official Online Bookstore
  • Vatican: Official Photographer
  • Vatican: Official Radio
  • Vatican: Official Television
  • Vatican: Official Website
  • Vatican: Official YouTube