misa.lagu-gereja.com
 
View : 1452 kali
Renungan Katolik 2023
Rabu, 20 September 2023
Renungan Katolik Rabu, 20 September 2023 - Lukas 7:31-35 - BcO Hosea 11:1-11 - Peringatan Wajib St. Andreas Kim
#tag:

Rabu, 20 September 2023  
Peringatan Wajib
St. Andreas Kim Taeg?n dan Paulus Ch?ng Hasang
1Tim. 3:14-16; Mzm. 111:1-2,3-4,5-6; 
Lukas 7:31-35
BcO Hosea 11:1-11
Warna Liturgi Merah

Lukas 7:31-35
7:31 Kata Yesus: "Dengan apakah akan Kuumpamakan orang-orang dari angkatan ini dan dengan apakah mereka itu sama? 7:32 Mereka itu seumpama anak-anak yang duduk di pasar dan yang saling menyerukan: Kami meniup seruling bagimu, tetapi kamu tidak menari, kami menyanyikan kidung duka, tetapi kamu tidak menangis. 7:33 Karena Yohanes Pembaptis datang, ia tidak makan roti dan tidak minum anggur, dan kamu berkata: Ia kerasukan setan. 7:34 Kemudian Anak Manusia datang, Ia makan dan minum, dan kamu berkata: Lihatlah, Ia seorang pelahap dan peminum, sahabat pemungut cukai dan orang berdosa. 7:35 Tetapi hikmat dibenarkan oleh semua orang yang menerimanya."

Penjelasan:

* Di sini Ia menunjukkan sifat angkatan itu yang suka melawan melalui pertengkaran-pertengkaran mereka dengan Yohanes dan Kristus, serta prasangka mereka terhadap keduanya.

- Mereka hanya mengolok-olok jalan-jalan Allah yang sebenarnya justru dipakai-Nya untuk kebaikan mereka (ay. 31): "Dengan apakah akan Kuumpamakan orang-orang dari angkatan ini? Hal bodoh apa yang dapat Ku pakai untuk menggambarkan mereka ini? Mereka seperti anak-anak yang duduk di pasar, yang tidak pernah memikirkan hal-hal yang penting, tetapi hanya suka bermain-main saja. Mereka berbuat seakan-akan Allah sedang bercanda dengan mereka dalam semua hal yang dilakukan-Nya untuk membawa kebaikan bagi mereka, seolah seperti anak-anak yang bercanda satu sama lain di pasar (ay. 32). Mereka menolak semua jalan-Nya dengan bersenda gurau, dan menganggapnya tidak lebih dari sekadar pertunjukan besar belaka." Inilah kehancuran orang banyak, mereka tidak pernah bisa mendorong diri untuk memikirkan urusan jiwa mereka dengan sungguh-sungguh. Orang-orang tua yang duduk di Mahkamah Agama hanya bersikap seperti anak-anak yang duduk di pasar. Mereka tidak peduli pada perkara-perkara yang berkaitan dengan damai abadi, sama seperti orang dewasa yang hanya suka pada permainan anak-anak. Betapa bodoh dan sia-sianya dunia yang buta dan fasik ini! Kiranya Tuhan membangunkan mereka dari rasa aman mereka itu.

- Mereka masih saja mencari-cari kesalahan orang lain.
[1] Yohanes Pembaptis seorang yang sangat mengucilkan diri dari kenikmatan dunia ini, lebih banyak hidup menyendiri, dan dia patut dikagumi karena sifat rendah hatinya, sederhana, dan menyangkal diri. Ia patut didengar sebagai orang yang bijak dan penuh perenungan. Namun, bukannya dipuji dengan semuanya ini, ia malah dicela. Hanya karena ia datang dengan tidak makan dan tidak minum begitu sering dan dengan senang hati seperti yang dilakukan orang lain, kamu berkata, "Ia dikuasai setan, pemurung, kerasukan, seperti orang kerasukan yang berkeliaran di pekuburan, meskipun ia tidak seliar itu."
[2] Yesus Tuhan kita lebih bebas dan terbuka dalam tingkah lakunya. Ia datang, makan dan minum (ay. 34). Ia bersedia makan bersama orang Farisi meskipun Ia tahu bahwa mereka tidak peduli dengan Dia. Ia melakukan hal yang sama juga dengan para pemungut cukai, meskipun Ia tahu bahwa mereka tidak menghargai-Nya. Namun, dengan harapan dapat berbuat baik kepada mereka semua, Ia bergaul akrab dengan mereka. Jadi, tampaklah di sini bahwa pelayanan Kristus sangat berbeda dalam sifat dan pelaksanaannya, begitu pula dengan cara berkhotbah dan gaya hidup-Nya. Namun, semuanya baik dan berguna. Ada rupa-rupa karunia, tetapi masing-masing untuk kepentingan bersama. Oleh sebab itu janganlah ada yang menjadikan dirinya patokan bagi orang lain, atau mencerca orang lain yang tidak melakukan sesuatu seperti mereka. Yohanes Pembaptis memberi kesaksian tentang Kristus, dan Kristus memuji Yohanes Pembaptis, meskipun cara hidup mereka bertolak belakang satu sama lainnya. Namun, musuh bersama mereka mencerca mereka berdua. Orang-orang yang menggambarkan Yohanes sebagai orang yang tidak waras karena ia datang tidak makan dan tidak minum, menggambarkan Yesus Tuhan kita sebagai orang yang rusak akhlak-Nya karena Ia datang makan dan minum. Ia seorang pelahap dan peminum. Maksud jahat tidak pernah berkata-kata baik. Lihatlah kebencian orang jahat dan bagaimana mereka mereka-reka yang terburuk terhadap setiap hal yang mereka temui dalam Injil, dalam para pemberitanya dan penganutnya. Dan dengan berbuat demikian mereka menyangka telah berhasil merendahkan orang-orang ini, padahal sebenarnya mereka justru menghancurkan diri sendiri.

Kristus menunjukkan bahwa kendati demikian, Allah akan dipermuliakan dalam keselamatan sisa-sisa orang pilihan (ay. 35): Hikmat dibenarkan oleh semua orang yang menerimanya. Ada orang-orang yang diberi hikmat untuk menerimanya, dan melalui anugerah Allah, mereka akan menyerahkan diri kepada pimpinan dan penguasaan hikmat. Dengan demikian mereka membenarkan hikmat dalam cara-cara yang membawa mereka pada penyerahan diri itu. Hal ini menjadikan mereka sebagai sisa-sisa yang terpilih. Anak-anak hikmat sama-sama sependapat bahwa mereka semua terpuaskan dengan cara-cara anugerah yang digunakan hikmat ilahi, dan mereka tidak merasa rugi diolok-olok oleh orang lain karenanya.


BcO Hosea 11:1-11

Kasih TUHAN mengalahkan kedegilan orang Israel
11:1 Ketika Israel masih muda, Kukasihi dia, dan dari Mesir Kupanggil anak-Ku itu. 11:2 Makin Kupanggil mereka, makin pergi mereka itu dari hadapan-Ku; mereka mempersembahkan korban kepada para Baal, dan membakar korban kepada patung-patung. 11:3 Padahal Akulah yang mengajar Efraim berjalan dan mengangkat mereka di tangan-Ku, tetapi mereka tidak mau insaf, bahwa Aku menyembuhkan mereka. 11:4 Aku menarik mereka dengan tali kesetiaan, dengan ikatan kasih. Bagi mereka Aku seperti orang yang mengangkat kuk dari tulang rahang mereka; Aku membungkuk kepada mereka untuk memberi mereka makan. 11:5 Mereka harus kembali ke tanah Mesir, dan Asyur akan menjadi raja mereka, sebab mereka menolak untuk bertobat. 11:6 Pedang akan mengamuk di kota-kota mereka, akan memusnahkan palang-palang pintu mereka, dan akan memakan mereka di benteng-benteng mereka. 11:7 Umat-Ku betah dalam membelakangi Aku; mereka memanggil kepada Baal dan berhenti meninggikan nama-Ku. 11:8 Masakan Aku membiarkan engkau, hai Efraim, menyerahkan engkau, hai Israel? Masakan Aku membiarkan engkau seperti Adma, membuat engkau seperti Zeboim? Hati-Ku berbalik dalam diri-Ku, belas kasihan-Ku bangkit serentak. 11:9 Aku tidak akan melaksanakan murka-Ku yang bernyala-nyala itu, tidak akan membinasakan Efraim kembali. Sebab Aku ini Allah dan bukan manusia, Yang Kudus di tengah-tengahmu, dan Aku tidak datang untuk menghanguskan. 11:10 Mereka akan mengikuti TUHAN, Ia akan mengaum seperti singa. Sungguh, Ia akan mengaum, maka anak-anak akan datang dengan gemetar dari barat, 11:11 seperti burung dengan gemetar datang dari Mesir, dan seperti merpati dari tanah Asyur, lalu Aku akan menempatkan mereka lagi di rumah-rumah mereka, demikianlah firman TUHAN.



Daftar Label dari Kategori Renungan Katolik 2023




Nama-Nama Bayi Katolik Terlengkap

Kalender Liturgi Katolik 2024 dan Saran Nyanyian

Kalender Liturgi Katolik Juni 2024 dan Saran Nyanyian


Orang Kudus Katolik Dirayakan Juni
Santo-Santa 22 Juni - Santo Paulinus dari Nola (Uskup dan Pengaku Iman), Santo Thomas Moore (Martir), Santo Yohanes Fischer (Uskup dan Martir), Beata Yulia Billiart (Biarawati)

MAZMUR TANGGAPAN & BAIT PENGANTAR INJIL
- PASKAH
- KENAIKAN
- PENTAKOSTA
- BIASA



NEXT:
Renungan Katolik Kamis, 21 September 2023 - Matius 9:9-13 - BcO Efesus 4:1-16 - Pesta St. Matius, Rasul Penulis Injil

PREV:
Renungan Katolik Selasa, 19 September 2023 - Lukas 7:11-17 - BcO Hosea 10:1-15 - Yanuarius





Arsip Renungan Katolik 2023..


Jadwal Misa Gereja Seluruh Indonesia
1. Map/Peta Gereja Katolik di Jakarta
2. Map/Peta Gereja Katolik di Surabaya
3. Map/Peta Gereja Katolik di Makassar
4. Map/Peta Gereja Katolik di Bandung
5. Map/Peta Gereja Katolik di Medan
6. Map/Peta Gereja Katolik di Depok
Agustus - Hati Maria Yang Tidak Bernoda(3)
April - Sakramen Maha Kudus (6)
Bulan Katekese Liturgi(5)
Bulan November - Jiwa-jiwa Kudus di Api penyucian(4)
Bulan Oktober - Bulan Rosario(1)
Bulan Oktober - Bulan Rosario suci(4)
Desember - Bunda Maria yang dikandung tanpa noda(4)
Februari - Keluarga Kudus Yesus Maria Yosep(5)
Ibadah(1)
Januari - Bulan menghormati Nama Yesus(5)
Juli - Darah Mulia(2)
Juni - Hati Kudus Yesus(10)
Maret - Pesta St. Yosep(3)
Mei - Bulan Maria(8)
Penutup Bulan Rosario(1)
Peringatan Arwah(2)
Rabu Abu(1)
SEPTEMBER - TUJUH DUKA MARIA(7)