misa.lagu-gereja.com
 
Senin, 6 Mei 2024
Hari Biasa
Pekan VI Paskah
Kis. 16:11-15; Mzm. 149:1-2,3-4,5-6a,9b;
Yohanes 15:26-16:4a
BcO Kisah Para Rasul 21:1-26
Warna Liturgi Putih

Yohanes 15:26-16:4a
15:26 Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku. 15:27 Tetapi kamu juga harus bersaksi, karena kamu dari semula bersama-sama dengan Aku."
Bertekun
16:1 "Semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya kamu jangan kecewa dan menolak Aku. 16:2 Kamu akan dikucilkan, bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Allah. 16:3 Mereka akan berbuat demikian, karena mereka tidak mengenal baik Bapa maupun Aku.
Pekerjaan Penghibur
16:4 Tetapi semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya apabila datang saatnya kamu ingat, bahwa Aku telah mengatakannya kepadamu." (#16-#4b) "Hal ini tidak Kukatakan kepadamu dari semula, karena selama ini Aku masih bersama-sama dengan kamu,

Penjelasan:

* Pemberitahuan mengenai Sang Penghibur (15:26-27)

    Setelah Kristus berbicara mengenai perlawanan sengit yang akan dihadapi Injil-Nya di dunia ini, dan kesukaran-kesukaran yang akan ditanggungkan kepada para pemberita Injil-Nya itu, kini Ia menekankan kepada semua orang yang memihak perkara dan kepentingan-Nya bahwa ada pemeliharaan yang tersedia untuk mendukung kepentingan-Nya itu, supaya tidak perlu seorang pun merasa takut bahwa dirinya dan Injil akan dihancurkan oleh serbuan ganas dunia ini. Pemeliharaan yang akan disediakan itu adalah melalui kesaksian utama dari Roh (ay. 26) dan juga kesaksian selanjutnya dari para rasul (ay. 27), dan kesaksian-kesaksian memang merupakan pendukung kebenaran yang sesuai.

I. Di sini dijanjikan bahwa Roh yang terberkati itu akan memelihara kepentingan Kristus di dunia ini, betapa hebat pun perlawanan yang harus dihadapinya. Saat dicerca, Kristus menyerahkan semua perkara-Nya kepada Bapa, dan dengan berdiam diri itu Dia tidak kalah, sebab Sang Penghibur datang, membela perkara-Nya dengan penuh kuasa, dan berhasil dengan penuh kemenangan. "Ketika Penghibur atau Pembela yang akan Kuutus dari Bapa dan yang akan Kukirimkan untuk menggantikan ketidakhadiran tubuh jasmani-Ku datang, Ia akan bersaksi tentang Aku melawan orang-orang yang membenci Aku tanpa alasan." Dalam ayat ini kita dapat mengetahui lebih banyak mengenai Roh Kudus dibanding ayat-ayat lainnya dalam Alkitab. Dan karena kita telah di baptis dalam nama-Nya, kita harus berusaha mengenal Roh itu sedalam yang telah diwahyukan kepada kita.

. Di sini terdapat keterangan mengenai jati diri Roh Kudus, atau lebih tepat lagi, hakikat keberadaan dari Roh Kudus. Dia adalah Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa.

        Di sini:

            (1) Roh Kudus dibicarakan sebagai seorang pribadi tersendiri.

            Bukan hanya sekedar sifat atau ciri, melainkan seorang pribadi dengan nama diri Roh, dan dengan sebutan sebagai Roh Kebenaran, gelar yang benar-benar sesuai bagi-Nya di mana Dia dipanggil untuk bersaksi.

            (2) Sebagai sebuah pribadi ilahi yang berasal dari Bapa, sejak purbakala, semenjak kekekalan. Roh atau nafas manusia dinamakan nafas kehidupan, keluar dari manusia, dan melalui kekuatan darinya manusia dapat menyampaikan pikirannya. Dengan embusan nafas yang kuat, dia juga terkadang mengeluarkan kekuatannya untuk mematikan apa yang ingin dia padamkan, atau menyalakan apa yang hendak ia kobarkan. Demikiankah Roh Kudus juga merupakan pancaran terang ilahi dan tenaga dari kuasa ilahi. Pancaran sinar matahari, yang melaluinya matahari menyebarkan terang, panas dan pengaruhnya, berasal dari matahari itu sendiri, dan sekaligus juga menyatu dengannya. Pengakuan iman Nicena berbunyi, Roh Kudus keluar dari Bapa dan Anak, sebab Ia disebut Roh Anak (Gal. 4:6). Dan di sini dikatakan bahwa Anak mengutus Roh. Gereja Yunani lebih memilih untuk menyebutnya "dari Bapa melalui Anak."

. Dalam tugas-Nya:
            (1) Dia akan datang dalam kelimpahan berkat, anugerah dan kuasa, lebih daripada yang telah terjadi sebelumnya. Kristus sudah lama menjadi ho erchomenos -- Dia yang akan datang, dan kini Roh Kudus pun demikian.
            (2) Aku akan mengutus-Nya dari Bapa. Sebelumnya Dia telah berkata (14:16), Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong, dan ini menunjukkan bahwa Roh Kudus merupakan buah dari tindakan pengantaraan yang dilakukan Kristus di dalam tabir. Namun, di sini Kristus berkata, Aku akan mengutus-Nya, yang menunjukkan bahwa Roh merupakan buah dari kekuasaan-Nya di dalam tabir. Roh Kudus diutus:
                [1] Oleh Kristus Sang Pengantara, yang kini telah naik untuk membagi-bagikan berbagai karunia kepada manusia, dan kepada-Nya telah diberikan segala kuasa.
                [2] Dari Bapa: "Bukan hanya berasal dari sorga yang merupakan kediaman Bapa-Ku" (Roh dicurahkan melalui suatu bunyi dari langit, Kis. 2:2), "tetapi juga menurut kehendak dan ketetapan Bapa-Ku, dan disertai dengan kuasa dan wewenang-Nya."
                [3] Kepada para rasul untuk mengarahkan mereka dalam mengajar, memampukan mereka untuk bekerja, dan menopang mereka dalam penderitaan mereka. Roh Kudus dianugerahkan kepada mereka dan penerus mereka, untuk menjalankan iman Kristen mereka maupun untuk melayani; kepada mereka dan keturunan mereka, bahkan sampai keturunan selanjutnya, sesuai dengan janji yang telah diberikan Allah kepada mereka (Yes. 59:21).

. Dalam jabatan dan pekerjaan-Nya, yaitu sebagai:
            (1) Seorang pribadi yang dinyatakan melalui gelar yang diberikan kepada-Nya: Di adalah Sang Penghibur, atau Pembela. Pembela bagi Kristus, untuk mempertahankan kepentingan-Nya melawan ketidakpercayaan dunia, dan Penghibur bagi semua orang kudus dalam menghadapi kebencian dunia.
            (2) Tentang Dia juga disebutkan: Ia akan bersaksi tentang Aku. Dia bukan saja seorang Pembela, melainkan juga Saksi bagi Yesus Kristus. Dialah satu dari tiga pihak yang memberikan kesaksian di sorga, dan yang pertama dari ketiganya yang memberi kesaksian di bumi (1Yoh. 5:7-8). Dia membimbing para rasul dan memampukan mereka untuk mengerjakan mujizat. Dia memberi ilham mengenai apa yang harus ditulis dalam Kitab Suci, yang memberi kesaksian tentang Kristus (5:39). Kuasa pelayanan berasal dari Roh, sebab Dialah yang memperlengkapi para pelayan Allah supaya layak untuk pekerjaan itu. Begitu pula kuasa untuk menjalankan iman Kristen, sebab Roh menguduskan orang-orang Kristen. Melalui hal-hal tersebut Ia memberikan kesaksian tentang Kristus.


II. Di sini dijanjikan kepada para rasul bahwa mereka juga akan mendapat kehormatan sebagai saksi-saksi Kristus dengan bantuan Roh Kudus (ay. 27): Tetapi kamu juga harus bersaksi, menjadi saksi yang andal, karena kamu dari semula bersama-sama dengan Aku sejak awal mula pelayanan-Ku.

Perhatikanlah di sini:

. Para rasul ditetapkan menjadi saksi-saksi Kristus di dunia ini.

        Setelah Ia berkata, Roh akan bersaksi, Ia menambahkan lagi, Dan kamu juga harus bersaksi. Perhatikanlah, pekerjaan Roh bukanlah untuk menggantikan, melainkan untuk menggalakkan dan menyemangati kita. Meskipun Roh bersaksi, para hamba Allah tetap harus memberikan kesaksian mereka, dan orang-orang akan memperhatikan kesaksian mereka itu, sebab Roh kasih karunia bersaksi dan bekerja melalui sarana-sarana kasih karunia. Para rasul merupakan saksi-saksi pertama yang dipanggil dalam perseteruan sengit antara Kristus dan penguasa dunia ini, yang berakhir dengan terlemparnya si pengacau itu. Hal ini menunjukkan:

            (1) Pekerjaan itu sudah dipilih bagi mereka. Mereka wajib menyatakan seluruh kebenaran, dan tiada yang lain kecuali kebenaran mengenai Kristus saja, untuk memulihkan hak yang layak Ia terima dan untuk mempertahankan mahkota dan martabat-Nya. Meskipun murid-murid Kristus kabur saat mereka seharusnya bersaksi bagi Dia pada waktu persidangan di depan Imam Besar dan Pilatus, akan tetapi setelah Roh dicurahkan ke atas mereka, mereka menjadi berani membela kepentingan Kristus melawan segenap tuduhan yang menyerang kepentingan-Nya itu secara bertubi-tubi. Kebenaran agama Kristus harus dibuktikan dengan bukti-bukti nyata, terutama mengenai kebangkitan Kristus, dan para rasul itu telah ditunjuk secara istimewa untuk menjadi saksi dari kebangkitan Kristus tersebut (Kis. 10:41), dan mereka pun memberikan kesaksian mereka dengan setia (Kis. 3:15; 5:32). Hamba-hamba Kristus merupakan saksi-saksi-Nya juga.

            (2) Kehormatan yang akan diberikan kepada mereka karenanya, yaitu mereka akan menjadi pekerja-pekerja bersama-sama dengan Allah. "Roh akan bersaksi tentang Aku, dan kamu juga harus bersaksi di bawah pimpinan Roh dan sesuai dengan kehendak Roh (yang akan menjagaimu supaya tidak membuat kesalahan akibat mengandalkan pengetahuanmu sendiri, dan akan memberi tahu kamu mengenai hal-hal yang tidak dapat kamu ketahui kecuali melalui pewahyuan)." Hal ini mungkin dapat membesarkan hati mereka dalam menghadapi kebencian dan penghinaan dunia ini, yaitu bahwa Kristus telah menghormati mereka dan akan mengakui mereka.

. Bahwa mereka telah dipandang layak untuk menjadi saksi-saksi-Nya: Kamu dari semula bersama-sama dengan Aku. Mereka tidak hanya telah mendengar khotbah-khotbah yang disampaikan-Nya di depan orang banyak, melainkan juga selalu bercakap-cakap secara pribadi dengan Dia. Dia berkeliling melakukan kebaikan, dan sementara orang lain hanya menyaksikan pekerjaan-pekerjaan mujizat dan penuh belas kasih-Nya itu di kota dan desa mereka saja, murid-murid yang berkeliling bersama-Nya malah menyaksikan semua pekerjaan baik-Nya itu di mana-mana. Mereka juga memiliki kesempatan untuk mengamati kekudusan perilaku-Nya yang tanpa cacat itu, dan dapat bersaksi bagi-Nya bahwa mereka tidak pernah melihat atau mendengar sedikit pun cela kejahatan di dalam diri-Nya.

Perhatikanlah:
            (1) Ada alasan sangat kuat bagi kita untuk menerima catatan mengenai Kristus yang diberikan oleh para rasul, sebab mereka tidak melakukannya hanya berdasarkan kabar burung, melainkan memiliki kepastian sepenuh-penuhnya mengenai semuanya itu (2Ptr. 1:16; 1Yoh. 1:1, 3).
            (2) Yang terbaik untuk menjadi saksi-saksi Kristus adalah mereka yang telah bersama-sama dengan Dia melalui iman, pengharapan, dan kasih, dan yang telah menjalani kehidupan bersekutu dengan Allah melalui Dia. Para hamba Allah harus mengenal Kristus dengan baik terlebih dahulu, sebelum mereka menyebarkan kabar mengenai Dia. Yang dapat mengatakan hal-hal terbaik mengenai Allah hanyalah mereka yang sudah pernah mengalami-Nya sendiri. Sungguh istimewa dan merupakan suatu keuntungan besar bila kita dapat mengenal Kristus dari semula, memahami segala sesuatu dari asal mulanya (Luk. 1:3), bersama-sama dengan-Nya sedari awal kehidupan kita. Pengenalan dan pergaulan tak putus-putusnya dengan Injil Kristus sedari dini akan membuat kita menjadi seorang tuan rumah yang baik.



BcO Kisah Para Rasul 21:1-26


Paulus di Tirus dan di Siprus
21:1 Sesudah perpisahan yang berat itu bertolaklah kami dan langsung berlayar menuju Kos. Keesokan harinya sampailah kami di Rodos dan dari situ kami ke Patara. 21:2 Di Patara kami mendapat kapal, yang hendak menyeberang ke Fenisia. Kami naik kapal itu, lalu bertolak. 21:3 Kemudian tampak Siprus di sebelah kiri, tetapi kami melewatinya dan menuju ke Siria. Akhirnya tibalah kami di Tirus, sebab muatan kapal harus dibongkar di kota itu. 21:4 Di situ kami mengunjungi murid-murid dan tinggal di situ tujuh hari lamanya. Oleh bisikan Roh murid-murid itu menasihati Paulus, supaya ia jangan pergi ke Yerusalem. 21:5 Tetapi setelah lewat waktunya, kami berangkat meneruskan perjalanan kami. Murid-murid semua dengan isteri dan anak-anak mereka mengantar kami sampai ke luar kota; dan di tepi pantai kami berlutut dan berdoa. 21:6 Sesudah minta diri kami naik ke kapal, dan mereka pulang ke rumah. 21:7 Dari Tirus kami tiba di Ptolemais dan di situ berakhirlah pelayaran kami. Kami memberi salam kepada saudara-saudara dan tinggal satu hari di antara mereka. 21:8 Pada keesokan harinya kami berangkat dari situ dan tiba di Kaisarea. Kami masuk ke rumah Filipus, pemberita Injil itu, yaitu satu dari ketujuh orang yang dipilih di Yerusalem, dan kami tinggal di rumahnya. 21:9 Filipus mempunyai empat anak dara yang beroleh karunia untuk bernubuat. 21:10 Setelah beberapa hari kami tinggal di situ, datanglah dari Yudea seorang nabi bernama Agabus. 21:11 Ia datang pada kami, lalu mengambil ikat pinggang Paulus. Sambil mengikat kaki dan tangannya sendiri ia berkata: "Demikianlah kata Roh Kudus: Beginilah orang yang empunya ikat pinggang ini akan diikat oleh orang-orang Yahudi di Yerusalem dan diserahkan ke dalam tangan bangsa-bangsa lain." 21:12 Mendengar itu kami bersama-sama dengan murid-murid di tempat itu meminta, supaya Paulus jangan pergi ke Yerusalem. 21:13 Tetapi Paulus menjawab: "Mengapa kamu menangis dan dengan jalan demikian mau menghancurkan hatiku? Sebab aku ini rela bukan saja untuk diikat, tetapi juga untuk mati di Yerusalem oleh karena nama Tuhan Yesus." 21:14 Karena ia tidak mau menerima nasihat kami, kami menyerah dan berkata: "Jadilah kehendak Tuhan!"
Pertemuan Paulus dengan Yakobus di Yerusalem
21:15 Sesudah beberapa hari lamanya tinggal di Kaisarea, berkemaslah kami, lalu berangkat ke Yerusalem. 21:16 Bersama-sama dengan kami turut juga beberapa murid dari Kaisarea. Mereka membawa kami ke rumah seorang yang bernama Manason. Ia dari Siprus dan sudah lama menjadi murid. Kami akan menumpang di rumahnya. 21:17 Ketika kami tiba di Yerusalem, semua saudara menyambut kami dengan suka hati. 21:18 Pada keesokan harinya pergilah Paulus bersama-sama dengan kami mengunjungi Yakobus; semua penatua telah hadir di situ. 21:19 Paulus memberi salam kepada mereka, lalu menceriterakan dengan terperinci apa yang dilakukan Allah di antara bangsa-bangsa lain oleh pelayanannya. 21:20 Mendengar itu mereka memuliakan Allah. Lalu mereka berkata kepada Paulus: "Saudara, lihatlah, beribu-ribu orang Yahudi telah menjadi percaya dan mereka semua rajin memelihara hukum Taurat. 21:21 Tetapi mereka mendengar tentang engkau, bahwa engkau mengajar semua orang Yahudi yang tinggal di antara bangsa-bangsa lain untuk melepaskan hukum Musa, sebab engkau mengatakan, supaya mereka jangan menyunatkan anak-anaknya dan jangan hidup menurut adat istiadat kita. 21:22 Jadi bagaimana sekarang? Tentu mereka akan mendengar, bahwa engkau telah datang ke mari. 21:23 Sebab itu, lakukanlah apa yang kami katakan ini: Di antara kami ada empat orang yang bernazar. 21:24 Bawalah mereka bersama-sama dengan engkau, lakukanlah pentahiran dirimu bersama-sama dengan mereka dan tanggunglah biaya mereka, sehingga mereka dapat mencukurkan rambutnya; maka semua orang akan tahu, bahwa segala kabar yang mereka dengar tentang engkau sama sekali tidak benar, melainkan bahwa engkau tetap memelihara hukum Taurat. 21:25 Tetapi mengenai bangsa-bangsa lain, yang telah menjadi percaya, sudah kami tuliskan keputusan-keputusan kami, yaitu mereka harus menjauhkan diri dari makanan yang dipersembahkan kepada berhala, dari darah, dari daging binatang yang mati dicekik dan dari percabulan." 21:26 Pada hari berikutnya Paulus membawa orang-orang itu serta dengan dia, dan ia mentahirkan diri bersama-sama dengan mereka, lalu masuk ke Bait Allah untuk memberitahukan, bilamana pentahiran akan selesai dan persembahan akan dipersembahkan untuk mereka masing-masing.


___



Daftar Label dari Kategori Renungan Katolik 2024
Lagu Anak(1)




Nama-Nama Bayi Katolik Terlengkap

Kalender Liturgi Katolik 2024 dan Saran Nyanyian

Kalender Liturgi Katolik Mei 2024 dan Saran Nyanyian


Orang Kudus Katolik Dirayakan Mei
Santo-Santa 25 Mei - Santo Gregorius VII, Paus dan Pengaku Iman

MAZMUR TANGGAPAN & BAIT PENGANTAR INJIL
- PASKAH
- KENAIKAN
- PENTAKOSTA
- BIASA



NEXT:
Renungan Katolik Selasa, 7 Mei 2024 - Yohanes 16:5-11 - BcO Kisah Para Rasul 21:27-39 - Hari Biasa Pekan VI Paskah

PREV:
Renungan Katolik Minggu, 5 Mei 2024 - Yohanes 15:9-17 - BcO Kisah Para Rasul 20:17-38 - HARI MINGGU PASKAH VI





Arsip Renungan Katolik 2024..


Jadwal Misa Gereja Seluruh Indonesia
1. Map/Peta Gereja Katolik di Jakarta
2. Map/Peta Gereja Katolik di Surabaya
3. Map/Peta Gereja Katolik di Makassar
4. Map/Peta Gereja Katolik di Bandung
5. Map/Peta Gereja Katolik di Medan
6. Map/Peta Gereja Katolik di Depok
Agustus - Hati Maria Yang Tidak Bernoda(3)
April - Sakramen Maha Kudus (6)
Bulan Katekese Liturgi(5)
Bulan November - Jiwa-jiwa Kudus di Api penyucian(4)
Bulan Oktober - Bulan Rosario(1)
Bulan Oktober - Bulan Rosario suci(4)
Desember - Bunda Maria yang dikandung tanpa noda(4)
Februari - Keluarga Kudus Yesus Maria Yosep(5)
Ibadah(1)
Januari - Bulan menghormati Nama Yesus(5)
Juli - Darah Mulia(2)
Juni - Hati Kudus Yesus(10)
Maret - Pesta St. Yosep(3)
Mei - Bulan Maria(8)
Penutup Bulan Rosario(1)
Peringatan Arwah(2)
Rabu Abu(1)
SEPTEMBER - TUJUH DUKA MARIA(7)