misa.lagu-gereja.com
 
Rabu, 8 Mei 2024
Hari Biasa
Pekan VI Paskah
Kis. 17:15.22-18:1; Mzm. 148:1-2,11-12ab,12c-14a,14bcd;
Yohanes 16:12-15
BcO Kisah Para Rasul 21:40-22:21
Warna Liturgi Putih

Baca Juga:

Yohanes 16:12-15
16:12 Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya. 16:13 Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang. 16:14 Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku. 16:15 Segala sesuatu yang Bapa punya, adalah Aku punya; sebab itu Aku berkata: Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku."

Penjelasan:



* Bahwa kedatangan Roh akan mendatangkan keuntungan tidak terkatakan bagi murid-murid itu sendiri. Masih ada tugas yang harus dikerjakan oleh Roh, bukan saja terhadap musuh-musuh Kristus, untuk meyakinkan dan merendahkan hati mereka, tetapi juga untuk mengajar dan menghibur pelayan-pelayan dan wakil-wakil-Nya. Itulah sebabnya lebih berguna bagi mereka, jika Ia pergi.

. Ia menyiratkan perasaan-Nya yang lembut terhadap kelemahan mereka ketika itu (ay. 12): Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu (bukan hal-hal yang seharusnya dikatakan, melainkan yang dapat dan akan dikatakan-Nya), tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya. Lihatlah guru seperti apakah Kristus itu.
            (1) Dalam hal hikmat dan pengetahuan, tidak ada yang mampu menyamai Dia. Meskipun Ia telah mengatakan banyak hal, masih ada lebih banyak lagi yang hendak dikatakan-Nya. Harta hikmat dan pengetahuan tersembunyi di dalam Dia, jika hati kita belum lurus.
            (2) Dalam hal belas kasihan, tidak ada yang seperti Dia. Sebenarnya Ia masih ingin lebih banyak lagi berbicara kepada mereka tentang kerajaan Allah, terutama mengenai penolakan orang Yahudi dan panggilan yang diberikan kepada bangsa bukan-Yahudi, tetapi mereka belum sanggup mendengarnya. Karena hal ini pasti akan membuat mereka kecewa dan tersandung, bukan memuaskan hati mereka. Sesudah kebangkitan-Nya, ketika mereka berbicara kepada Dia mengenai memulihkan kerajaan bagi Israel, Ia mengarahkan hati mereka terhadap kedatangan Roh Kudus. Dengan kedatangan Roh Kudus inilah mereka akan dikuatkan dengan kuasa untuk menanggung segala pengungkapan yang begitu bertolak belakang dengan gagasan yang telah mereka terima sekarang ini namun yang belum dapat mereka tanggung.

. Ia meyakinkan mereka akan dukungan yang memadai melalui pencurahan Roh. Sekarang mereka menyadari betapa diri mereka penuh dengan kebodohan dan kekeliruan. Apa yang harus mereka lakukan sekarang saat Guru mereka hendak meninggalkan mereka? "Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, kamu akan tenang dan segalanya akan menjadi baik." Benar-benar baik, sebab Ia akan memimpin para rasul dan mempermuliakan Kristus.

(1) Untuk memimpin para rasul. Ia akan menjaga,
                [1] Agar supaya mereka tidak tersesat: Ia akan memimpin kamu, sama seperti orang Israel dipimpin melintasi padang gurun dengan tiang awan dan tiang api. Roh akan menuntun lidah mereka dalam berkata-kata, dan pena mereka dalam menulis, untuk mencegah mereka melakukan kesalahan. Roh itu diberikan untuk menjadi penuntun kita (Rm. 8:14), bukan saja untuk menunjukkan jalan kepada kita, tetapi juga untuk menyertai kita melalui bantuan dan pengaruh-Nya yang tiada putus-putusnya.
                [2] Supaya mereka jangan gagal mencapai tujuan: Ia akan memimpin mereka ke dalam seluruh kebenaran, seperti nakhoda yang terampil menuntun kapal ke pelabuhan yang dituju. Untuk dipimpin ke dalam kebenaran berarti lebih daripada sekadar mengetahuinya. Ini berarti menjadikan orang terbiasa dan akrab dengannya, untuk dipengaruhi secara saleh dan kuat oleh-Nya. Bukan sekadar mempunyai suatu gagasan tentang kebenaran di otak kita, tetapi juga melepaskan dan menikmati kuasanya di dalam hati kita. Hal ini berarti pengungkapan kebenaran itu terjadi perlahan-lahan, semakin bersinar dan bersinar: "Dia akan menuntun kamu melalui kebenaran-kebenaran yang sederhana dan mudah ditangkap menuju kebenaran-kebenaran yang lebih sulit." Tetapi bagaimana dengan ke dalam seluruh kebenaran itu?

Maksudnya adalah,

Pertama,
ke dalam seluruh kebenaran yang berkaitan dengan tugas mereka sebagai duta. Mereka harus mendapat pengarahan lengkap tentang apa pun yang perlu atau berguna untuk mereka ketahui berkenaan dengan pelaksanaan tugas yang akan datang. Kebenaran apa saja yang harus mereka ajarkan kepada orang lain, Roh akan mengajarkan mereka. Ia akan memberikan pengertian kepada mereka akan ajaran-Nya itu, dan memampukan mereka untuk menjelaskan serta mempertahankannya.

Kedua,
ke dalam kebenaran semata, bukan hal lainnya. Ke dalam apa saja Ia akan memimpin kamu, semuanya itu adalah kebenaran (1Yoh. 2:27). Pengurapan itu adalah kebenaran. Di dalam kata-kata berikutnya Kristus membuktikan hal-hal ini:

. "Roh hanya mengajarkan kebenaran semata, sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri mengenai pengajaran yang berbeda dengan pengajaran-Ku, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya dan diketahui-Nya merupakan pikiran Bapa, hanya itulah yang akan dikatakan-Nya."

Hal ini menyiratkan,
                            (1) Bahwa kesaksian Roh melalui firman dan para rasul dapat kita andalkan. Roh mengetahui dan menyelidiki segala sesuatu, bahkan hal-hal yang tersembunyi dalam diri Allah, dan para rasul menerima Roh itu (1Kor. 2:10-11), sehingga kita dapat mempercayakan jiwa kita pada perkataan Roh itu.
                            (2) Bahwa kesaksian Roh senantiasa sesuai dengan perkataan Kristus, karena Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tidak memiliki kepentingan atau kehendak-Nya sendiri, melainkan pada hakikatnya adalah satu, baik dengan Bapa maupun Anak (1Yoh. 5:7). Perkataan manusia sering kali bertentangan dengan rohnya, tetapi tidak demikian halnya dengan Firman dan Roh yang kekal itu.

. "Ia akan mengajarkan seluruh kebenaran kepadamu dan tidak menahan apa pun yang bermanfaat bagimu, sebab Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang." Roh yang tinggal di dalam para rasul adalah Roh nubuat. Telah dinubuatkan sebelumnya bahwa Ia akan demikian adanya (Yl. 2:28), dan memang demikianlah yang terjadi. Roh itu akan menunjukkan kepadamu hal-hal yang akan datang, seperti dalam Kisah Para Rasul 11:28; 20:23; 21:11. Roh itu berkata-kata tentang kemurtadan di waktu-waktu kemudian (1Tim. 4:1). Ketika dipenuhi oleh Roh, Yohanes melihat hal-hal yang akan datang melalui penglihatan. Hal ini memberikan kepuasan luar biasa kepada pikiran mereka, berguna bagi perilaku mereka, dan juga merupakan penegasan yang kuat perihal pengutusan mereka. Theolog Jansenius membuat catatan yang saleh mengenai hal ini: Janganlah kita menggerutu bahwa Roh tidak menunjukkan kepada kita hal-hal yang akan datang di dalam dunia ini seperti yang dilakukan-Nya kepada para rasul. Sudah cukup bagi kita bila Roh telah memberitakan kepada kita hal-hal yang akan datang di dunia lain, yang merupakan hal yang terpenting bagi kita.

(2) Roh bekerja untuk mempermuliakan Kristus (ay. 14-15).
                [1] Bahkan pengutusan Roh itu pun mempermuliakan Kristus. Allah Bapa mempermuliakan Dia di sorga, sedangkan Roh mempermuliakan Dia di bumi. Merupakan kehormatan bagi Sang Penebus jika Roh itu diutus dalam nama-Nya dan juga untuk melaksanakan pekerjaan bagi-Nya, yaitu melanjutkan dan menyempurnakan karya-Nya. Semua pemberian dan karunia Roh, semua khotbah dan tulisan para rasul di bawah pengaruh Roh, bahasa lidah, dan mujizat, adalah untuk mempermuliakan Kristus.
                [2] Roh itu mempermuliakan Kristus dengan cara memimpin para pengikut-Nya ke dalam kebenaran yang nyata dalam Yesus (Ef. 4:21). Ia meyakinkan mereka,

Pertama,
bahwa Roh akan menyampaikan hal-hal dari Kristus kepada mereka: Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterima-Nya dari pada-Ku. Sama seperti pada dasarnya Ia diutus dari Anak, begitu pulalah halnya, pengaruh dan pelaksanaan tugas diperoleh-Nya dari Dia. Ia akan mengambil ek tou emou -- apa yang adalah milik-Ku. Segala sesuatu yang ditunjukkan Roh kepada kita, yakni yang berlaku bagi kita untuk menerima pengajaran dan penghiburan, segala sesuatu yang memberi kita kekuatan dan semangat, serta segala sesuatu yang Ia tetapkan dan meteraikan atas kita adalah milik Kristus, yang diperoleh dan diterima dari Dia. Semuanya adalah milik Kristus, sebab Ia telah membeli dan membayar mahal untuk itu. Oleh sebab itu Ia mempunyai alasan untuk menyebutnya milik-Nya. Kepunyaan-Nya, sebab Dia-lah yang pertama menerimanya. Semua ini diberikan kepada Dia sebagai kepala jemaat, untuk disampaikan kepada seluruh jemaat oleh Dia. Roh itu datang bukan untuk mendirikan kerajaan baru, melainkan untuk memajukan dan memantapkan kerajaan yang sama yang telah didirikan oleh Kristus, untuk memelihara kepentingan yang sama serta mengejar tujuan yang sama dari kerajaan itu. Oleh sebab itu, orang-orang yang berpura-pura dipenuhi Roh dan mencemarkan Kristus, sebenarnya telah berdusta, sebab Roh itu datang untuk mempermuliakan Kristus.

Kedua,
bahwa dalam hal ini perkara-perkara yang dari Allah harus disampaikan kepada kita. Agar supaya tidak ada yang berpikir bahwa menerima hal-hal ini tidak akan membuat mereka lebih kaya, Ia menambahkan, Segala sesuatu yang Bapa punya adalah Aku punya. Sebagai Allah, seluruh terang yang ada dengan sendirinya dalam Bapa-Nya dan segala kebahagiaan yang dirasakan Bapa-Nya, juga dipunyai-Nya. Sebagai Pengantara, segala sesuatu yang diserahkan kepada-Nya oleh Bapa-Nya (Mat. 11:27), seluruh kasih karunia dan kebenaran yang dirancangkan Allah bagi kita, semuanya diserahkan Bapa ke dalam tangan Tuhan Yesus (Kol. 1:19). Berkat-berkat rohani dalam bentuk perkara-perkara sorgawi diberikan Bapa kepada Anak untuk kita, dan Anak mempercayakannya kepada Roh untuk menyampaikannya kepada kita. Ada yang menerapkan hal ini kepada ayat sebelumnya: Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang, dan hal ini dijelaskan dalam Wahyu 1:1. Inilah wahyu Yesus Kristus, yang dikaruniakan Allah kepada-Nya, yang menyatakannya kepada hamba-Nya Yohanes, yang menuliskan apa yang dikatakan Roh (Why. 1:10).


BcO Kisah Para Rasul 21:40-22:21

21:40 Sesudah Paulus diperbolehkan oleh kepala pasukan, pergilah ia berdiri di tangga dan memberi isyarat dengan tangannya kepada rakyat itu; ketika suasana sudah tenang, mulailah ia berbicara kepada mereka dalam bahasa Ibrani, katanya:
Paulus berbicara kepada orang Yahudi
22:1 "Hai saudara-saudara dan bapa-bapa, dengarkanlah, apa yang hendak kukatakan kepadamu sebagai pembelaan diri." 22:2 Ketika orang banyak itu mendengar ia berbicara dalam bahasa Ibrani, makin tenanglah mereka. Ia berkata: 22:3 "Aku adalah orang Yahudi, lahir di Tarsus di tanah Kilikia, tetapi dibesarkan di kota ini; dididik dengan teliti di bawah pimpinan Gamaliel dalam hukum nenek moyang kita, sehingga aku menjadi seorang yang giat bekerja bagi Allah sama seperti kamu semua pada waktu ini. 22:4 Dan aku telah menganiaya pengikut-pengikut Jalan Tuhan sampai mereka mati; laki-laki dan perempuan kutangkap dan kuserahkan ke dalam penjara. 22:5 Tentang hal itu baik Imam Besar maupun Majelis Tua-Tua dapat memberi kesaksian. Dari mereka aku telah membawa surat-surat untuk saudara-saudara di Damsyik dan aku telah pergi ke sana untuk menangkap penganut-penganut Jalan Tuhan, yang terdapat juga di situ dan membawa mereka ke Yerusalem untuk dihukum. 22:6 Tetapi dalam perjalananku ke sana, ketika aku sudah dekat Damsyik, yaitu waktu tengah hari, tiba-tiba memancarlah cahaya yang menyilaukan dari langit mengelilingi aku. 22:7 Maka rebahlah aku ke tanah dan aku mendengar suatu suara yang berkata kepadaku: Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku? 22:8 Jawabku: Siapakah Engkau, Tuhan? Kata-Nya: Akulah Yesus, orang Nazaret, yang kauaniaya itu. 22:9 Dan mereka yang menyertai aku, memang melihat cahaya itu, tetapi suara Dia, yang berkata kepadaku, tidak mereka dengar. 22:10 Maka kataku: Tuhan, apakah yang harus kuperbuat? Kata Tuhan kepadaku: Bangkitlah dan pergilah ke Damsyik. Di sana akan diberitahukan kepadamu segala sesuatu yang ditugaskan kepadamu. 22:11 Dan karena aku tidak dapat melihat oleh karena cahaya yang menyilaukan mata itu, maka kawan-kawan seperjalananku memegang tanganku dan menuntun aku ke Damsyik. 22:12 Di situ ada seorang bernama Ananias, seorang saleh yang menurut hukum Taurat dan terkenal baik di antara semua orang Yahudi yang ada di situ. 22:13 Ia datang berdiri di dekatku dan berkata: Saulus, saudaraku, bukalah matamu dan melihatlah! Dan seketika itu juga aku melihat kembali dan menatap dia. 22:14 Lalu katanya: Allah nenek moyang kita telah menetapkan engkau untuk mengetahui kehendak-Nya, untuk melihat Yang Benar dan untuk mendengar suara yang keluar dari mulut-Nya. 22:15 Sebab engkau harus menjadi saksi-Nya terhadap semua orang tentang apa yang kaulihat dan yang kaudengar. 22:16 Dan sekarang, mengapa engkau masih ragu-ragu? Bangunlah, berilah dirimu dibaptis dan dosa-dosamu disucikan sambil berseru kepada nama Tuhan! 22:17 Sesudah aku kembali di Yerusalem dan ketika aku sedang berdoa di dalam Bait Allah, rohku diliputi oleh kuasa ilahi. 22:18 Aku melihat Dia, yang berkata kepadaku: Lekaslah, segeralah tinggalkan Yerusalem, sebab mereka tidak akan menerima kesaksianmu tentang Aku. 22:19 Jawabku: Tuhan, mereka tahu, bahwa akulah yang pergi dari rumah ibadat yang satu ke rumah ibadat yang lain dan yang memasukkan mereka yang percaya kepada-Mu ke dalam penjara dan menyesah mereka. 22:20 Dan ketika darah Stefanus, saksi-Mu itu, ditumpahkan, aku ada di situ dan menyetujui perbuatan itu dan aku menjaga pakaian mereka yang membunuhnya. 22:21 Tetapi kata Tuhan kepadaku: Pergilah, sebab Aku akan mengutus engkau jauh dari sini kepada bangsa-bangsa lain."



___



Daftar Label dari Kategori Renungan Katolik 2024
Lagu Anak(1)




Nama-Nama Bayi Katolik Terlengkap

Kalender Liturgi Katolik 2024 dan Saran Nyanyian

Kalender Liturgi Katolik Mei 2024 dan Saran Nyanyian


Orang Kudus Katolik Dirayakan Mei
Santo-Santa 25 Mei - Santo Gregorius VII, Paus dan Pengaku Iman

MAZMUR TANGGAPAN & BAIT PENGANTAR INJIL
- PASKAH
- KENAIKAN
- PENTAKOSTA
- BIASA



NEXT:
Renungan Katolik Kamis, 9 Mei 2024 - Markus 16:15-20 - BcO Efesus 4:1-24 - HARI RAYA KENAIKAN TUHAN

PREV:
Renungan Katolik Selasa, 7 Mei 2024 - Yohanes 16:5-11 - BcO Kisah Para Rasul 21:27-39 - Hari Biasa Pekan VI Paskah





Arsip Renungan Katolik 2024..


Jadwal Misa Gereja Seluruh Indonesia
1. Map/Peta Gereja Katolik di Jakarta
2. Map/Peta Gereja Katolik di Surabaya
3. Map/Peta Gereja Katolik di Makassar
4. Map/Peta Gereja Katolik di Bandung
5. Map/Peta Gereja Katolik di Medan
6. Map/Peta Gereja Katolik di Depok
Agustus - Hati Maria Yang Tidak Bernoda(3)
April - Sakramen Maha Kudus (6)
Bulan Katekese Liturgi(5)
Bulan November - Jiwa-jiwa Kudus di Api penyucian(4)
Bulan Oktober - Bulan Rosario(1)
Bulan Oktober - Bulan Rosario suci(4)
Desember - Bunda Maria yang dikandung tanpa noda(4)
Februari - Keluarga Kudus Yesus Maria Yosep(5)
Ibadah(1)
Januari - Bulan menghormati Nama Yesus(5)
Juli - Darah Mulia(2)
Juni - Hati Kudus Yesus(10)
Maret - Pesta St. Yosep(3)
Mei - Bulan Maria(8)
Penutup Bulan Rosario(1)
Peringatan Arwah(2)
Rabu Abu(1)
SEPTEMBER - TUJUH DUKA MARIA(7)