misa.lagu-gereja.com
 
Minggu, 19 Mei 2024
HARI RAYA
PENTAKOSTA
Kis. 2:1-11; Mzm. 104:1ab,24ac,29bc,-30,31,34; Gal. 5:16-25;
Yohanes 15:26-27; 16:12-15.
BcO Roma 8:5-27
Warna Liturgi Merah
MT/BPI Edisi Baru: 040, 964 Lama: 828, 964
Saran Nyanyian:
Pembuka: PS 565, 566
Sekuensia (sblm Alleluia): PS 569
Persembahan: PS 573
Madah Syukur: PS 577
Pengutusan: PS 570
Pilihan lain: PS 567, 569, 572, 575, 576

Baca Juga:
 
Yohanes 15:26-27; 16:12-15
15:26 Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku. 15:27 Tetapi kamu juga harus bersaksi, karena kamu dari semula bersama-sama dengan Aku."

16:12 Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya. 16:13 Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang. 16:14 Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku. 16:15 Segala sesuatu yang Bapa punya, adalah Aku punya; sebab itu Aku berkata: Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku."

Penjelasan:


* Pemberitahuan mengenai Sang Penghibur (15:26-27)

    Setelah Kristus berbicara mengenai perlawanan sengit yang akan dihadapi Injil-Nya di dunia ini, dan kesukaran-kesukaran yang akan ditanggungkan kepada para pemberita Injil-Nya itu, kini Ia menekankan kepada semua orang yang memihak perkara dan kepentingan-Nya bahwa ada pemeliharaan yang tersedia untuk mendukung kepentingan-Nya itu, supaya tidak perlu seorang pun merasa takut bahwa dirinya dan Injil akan dihancurkan oleh serbuan ganas dunia ini. Pemeliharaan yang akan disediakan itu adalah melalui kesaksian utama dari Roh (ay. 26) dan juga kesaksian selanjutnya dari para rasul (ay. 27), dan kesaksian-kesaksian memang merupakan pendukung kebenaran yang sesuai.

I. Di sini dijanjikan bahwa Roh yang terberkati itu akan memelihara kepentingan Kristus di dunia ini, betapa hebat pun perlawanan yang harus dihadapinya. Saat dicerca, Kristus menyerahkan semua perkara-Nya kepada Bapa, dan dengan berdiam diri itu Dia tidak kalah, sebab Sang Penghibur datang, membela perkara-Nya dengan penuh kuasa, dan berhasil dengan penuh kemenangan. "Ketika Penghibur atau Pembela yang akan Kuutus dari Bapa dan yang akan Kukirimkan untuk menggantikan ketidakhadiran tubuh jasmani-Ku datang, Ia akan bersaksi tentang Aku melawan orang-orang yang membenci Aku tanpa alasan." Dalam ayat ini kita dapat mengetahui lebih banyak mengenai Roh Kudus dibanding ayat-ayat lainnya dalam Alkitab. Dan karena kita telah di baptis dalam nama-Nya, kita harus berusaha mengenal Roh itu sedalam yang telah diwahyukan kepada kita.
        . Di sini terdapat keterangan mengenai jati diri Roh Kudus, atau lebih tepat lagi, hakikat keberadaan dari Roh Kudus. Dia adalah Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa.

        Di sini:

            (1) Roh Kudus dibicarakan sebagai seorang pribadi tersendiri.

            Bukan hanya sekedar sifat atau ciri, melainkan seorang pribadi dengan nama diri Roh, dan dengan sebutan sebagai Roh Kebenaran, gelar yang benar-benar sesuai bagi-Nya di mana Dia dipanggil untuk bersaksi.

            (2) Sebagai sebuah pribadi ilahi yang berasal dari Bapa, sejak purbakala, semenjak kekekalan. Roh atau nafas manusia dinamakan nafas kehidupan, keluar dari manusia, dan melalui kekuatan darinya manusia dapat menyampaikan pikirannya. Dengan embusan nafas yang kuat, dia juga terkadang mengeluarkan kekuatannya untuk mematikan apa yang ingin dia padamkan, atau menyalakan apa yang hendak ia kobarkan. Demikiankah Roh Kudus juga merupakan pancaran terang ilahi dan tenaga dari kuasa ilahi. Pancaran sinar matahari, yang melaluinya matahari menyebarkan terang, panas dan pengaruhnya, berasal dari matahari itu sendiri, dan sekaligus juga menyatu dengannya. Pengakuan iman Nicena berbunyi, Roh Kudus keluar dari Bapa dan Anak, sebab Ia disebut Roh Anak (Gal. 4:6). Dan di sini dikatakan bahwa Anak mengutus Roh. Gereja Yunani lebih memilih untuk menyebutnya "dari Bapa melalui Anak."

. Dalam tugas-Nya:
            (1) Dia akan datang dalam kelimpahan berkat, anugerah dan kuasa, lebih daripada yang telah terjadi sebelumnya. Kristus sudah lama menjadi ho erchomenos -- Dia yang akan datang, dan kini Roh Kudus pun demikian.
            (2) Aku akan mengutus-Nya dari Bapa. Sebelumnya Dia telah berkata (14:16), Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong, dan ini menunjukkan bahwa Roh Kudus merupakan buah dari tindakan pengantaraan yang dilakukan Kristus di dalam tabir. Namun, di sini Kristus berkata, Aku akan mengutus-Nya, yang menunjukkan bahwa Roh merupakan buah dari kekuasaan-Nya di dalam tabir. Roh Kudus diutus:
                [1] Oleh Kristus Sang Pengantara, yang kini telah naik untuk membagi-bagikan berbagai karunia kepada manusia, dan kepada-Nya telah diberikan segala kuasa.
                [2] Dari Bapa: "Bukan hanya berasal dari sorga yang merupakan kediaman Bapa-Ku" (Roh dicurahkan melalui suatu bunyi dari langit, Kis. 2:2), "tetapi juga menurut kehendak dan ketetapan Bapa-Ku, dan disertai dengan kuasa dan wewenang-Nya."
                [3] Kepada para rasul untuk mengarahkan mereka dalam mengajar, memampukan mereka untuk bekerja, dan menopang mereka dalam penderitaan mereka. Roh Kudus dianugerahkan kepada mereka dan penerus mereka, untuk menjalankan iman Kristen mereka maupun untuk melayani; kepada mereka dan keturunan mereka, bahkan sampai keturunan selanjutnya, sesuai dengan janji yang telah diberikan Allah kepada mereka (Yes. 59:21).
        . Dalam jabatan dan pekerjaan-Nya, yaitu sebagai:
            (1) Seorang pribadi yang dinyatakan melalui gelar yang diberikan kepada-Nya: Di adalah Sang Penghibur, atau Pembela. Pembela bagi Kristus, untuk mempertahankan kepentingan-Nya melawan ketidakpercayaan dunia, dan Penghibur bagi semua orang kudus dalam menghadapi kebencian dunia.
            (2) Tentang Dia juga disebutkan: Ia akan bersaksi tentang Aku. Dia bukan saja seorang Pembela, melainkan juga Saksi bagi Yesus Kristus. Dialah satu dari tiga pihak yang memberikan kesaksian di sorga, dan yang pertama dari ketiganya yang memberi kesaksian di bumi (1Yoh. 5:7-8). Dia membimbing para rasul dan memampukan mereka untuk mengerjakan mujizat. Dia memberi ilham mengenai apa yang harus ditulis dalam Kitab Suci, yang memberi kesaksian tentang Kristus (5:39). Kuasa pelayanan berasal dari Roh, sebab Dialah yang memperlengkapi para pelayan Allah supaya layak untuk pekerjaan itu. Begitu pula kuasa untuk menjalankan iman Kristen, sebab Roh menguduskan orang-orang Kristen. Melalui hal-hal tersebut Ia memberikan kesaksian tentang Kristus.

II. Di sini dijanjikan kepada para rasul bahwa mereka juga akan mendapat kehormatan sebagai saksi-saksi Kristus dengan bantuan Roh Kudus (ay. 27):
Tetapi kamu juga harus bersaksi, menjadi saksi yang andal, karena kamu dari semula bersama-sama dengan Aku sejak awal mula pelayanan-Ku.

Perhatikanlah:
            (1) Ada alasan sangat kuat bagi kita untuk menerima catatan mengenai Kristus yang diberikan oleh para rasul, sebab mereka tidak melakukannya hanya berdasarkan kabar burung, melainkan memiliki kepastian sepenuh-penuhnya mengenai semuanya itu (2Ptr. 1:16; 1Yoh. 1:1, 3).
            (2) Yang terbaik untuk menjadi saksi-saksi Kristus adalah mereka yang telah bersama-sama dengan Dia melalui iman, pengharapan, dan kasih, dan yang telah menjalani kehidupan bersekutu dengan Allah melalui Dia. Para hamba Allah harus mengenal Kristus dengan baik terlebih dahulu, sebelum mereka menyebarkan kabar mengenai Dia. Yang dapat mengatakan hal-hal terbaik mengenai Allah hanyalah mereka yang sudah pernah mengalami-Nya sendiri. Sungguh istimewa dan merupakan suatu keuntungan besar bila kita dapat mengenal Kristus dari semula, memahami segala sesuatu dari asal mulanya (Luk. 1:3), bersama-sama dengan-Nya sedari awal kehidupan kita. Pengenalan dan pergaulan tak putus-putusnya dengan Injil Kristus sedari dini akan membuat kita menjadi seorang tuan rumah yang baik.

* Bahwa kedatangan Roh akan mendatangkan keuntungan tidak terkatakan bagi murid-murid itu sendiri. Masih ada tugas yang harus dikerjakan oleh Roh, bukan saja terhadap musuh-musuh Kristus, untuk meyakinkan dan merendahkan hati mereka, tetapi juga untuk mengajar dan menghibur pelayan-pelayan dan wakil-wakil-Nya. Itulah sebabnya lebih berguna bagi mereka, jika Ia pergi.

. Ia menyiratkan perasaan-Nya yang lembut terhadap kelemahan mereka ketika itu (ay. 12): Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu (bukan hal-hal yang seharusnya dikatakan, melainkan yang dapat dan akan dikatakan-Nya), tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya. Lihatlah guru seperti apakah Kristus itu.
            (1) Dalam hal hikmat dan pengetahuan, tidak ada yang mampu menyamai Dia. Meskipun Ia telah mengatakan banyak hal, masih ada lebih banyak lagi yang hendak dikatakan-Nya. Harta hikmat dan pengetahuan tersembunyi di dalam Dia, jika hati kita belum lurus.
            (2) Dalam hal belas kasihan, tidak ada yang seperti Dia. Sebenarnya Ia masih ingin lebih banyak lagi berbicara kepada mereka tentang kerajaan Allah, terutama mengenai penolakan orang Yahudi dan panggilan yang diberikan kepada bangsa bukan-Yahudi, tetapi mereka belum sanggup mendengarnya. Karena hal ini pasti akan membuat mereka kecewa dan tersandung, bukan memuaskan hati mereka. Sesudah kebangkitan-Nya, ketika mereka berbicara kepada Dia mengenai memulihkan kerajaan bagi Israel, Ia mengarahkan hati mereka terhadap kedatangan Roh Kudus. Dengan kedatangan Roh Kudus inilah mereka akan dikuatkan dengan kuasa untuk menanggung segala pengungkapan yang begitu bertolak belakang dengan gagasan yang telah mereka terima sekarang ini namun yang belum dapat mereka tanggung.
        . Ia meyakinkan mereka akan dukungan yang memadai melalui pencurahan Roh. Sekarang mereka menyadari betapa diri mereka penuh dengan kebodohan dan kekeliruan. Apa yang harus mereka lakukan sekarang saat Guru mereka hendak meninggalkan mereka? "Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, kamu akan tenang dan segalanya akan menjadi baik." Benar-benar baik, sebab Ia akan memimpin para rasul dan mempermuliakan Kristus.
            (1) Untuk memimpin para rasul. Ia akan menjaga,
                [1] Agar supaya mereka tidak tersesat: Ia akan memimpin kamu, sama seperti orang Israel dipimpin melintasi padang gurun dengan tiang awan dan tiang api. Roh akan menuntun lidah mereka dalam berkata-kata, dan pena mereka dalam menulis, untuk mencegah mereka melakukan kesalahan. Roh itu diberikan untuk menjadi penuntun kita (Rm. 8:14), bukan saja untuk menunjukkan jalan kepada kita, tetapi juga untuk menyertai kita melalui bantuan dan pengaruh-Nya yang tiada putus-putusnya.
                [2] Supaya mereka jangan gagal mencapai tujuan: Ia akan memimpin mereka ke dalam seluruh kebenaran, seperti nakhoda yang terampil menuntun kapal ke pelabuhan yang dituju. Untuk dipimpin ke dalam kebenaran berarti lebih daripada sekadar mengetahuinya. Ini berarti menjadikan orang terbiasa dan akrab dengannya, untuk dipengaruhi secara saleh dan kuat oleh-Nya. Bukan sekadar mempunyai suatu gagasan tentang kebenaran di otak kita, tetapi juga melepaskan dan menikmati kuasanya di dalam hati kita. Hal ini berarti pengungkapan kebenaran itu terjadi perlahan-lahan, semakin bersinar dan bersinar: "Dia akan menuntun kamu melalui kebenaran-kebenaran yang sederhana dan mudah ditangkap menuju kebenaran-kebenaran yang lebih sulit." Tetapi bagaimana dengan ke dalam seluruh kebenaran itu?

Maksudnya adalah,

                    Pertama, ke dalam seluruh kebenaran yang berkaitan dengan tugas mereka sebagai duta. Mereka harus mendapat pengarahan lengkap tentang apa pun yang perlu atau berguna untuk mereka ketahui berkenaan dengan pelaksanaan tugas yang akan datang. Kebenaran apa saja yang harus mereka ajarkan kepada orang lain, Roh akan mengajarkan mereka. Ia akan memberikan pengertian kepada mereka akan ajaran-Nya itu, dan memampukan mereka untuk menjelaskan serta mempertahankannya.
                    Kedua, ke dalam kebenaran semata, bukan hal lainnya. Ke dalam apa saja Ia akan memimpin kamu, semuanya itu adalah kebenaran (1Yoh. 2:27). Pengurapan itu adalah kebenaran. Di dalam kata-kata berikutnya Kristus membuktikan hal-hal ini:
                        . "Roh hanya mengajarkan kebenaran semata, sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri mengenai pengajaran yang berbeda dengan pengajaran-Ku, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya dan diketahui-Nya merupakan pikiran Bapa, hanya itulah yang akan dikatakan-Nya." Hal ini menyiratkan,
                            (1) Bahwa kesaksian Roh melalui firman dan para rasul dapat kita andalkan. Roh mengetahui dan menyelidiki segala sesuatu, bahkan hal-hal yang tersembunyi dalam diri Allah, dan para rasul menerima Roh itu (1Kor. 2:10-11), sehingga kita dapat mempercayakan jiwa kita pada perkataan Roh itu.
                            (2) Bahwa kesaksian Roh senantiasa sesuai dengan perkataan Kristus, karena Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tidak memiliki kepentingan atau kehendak-Nya sendiri, melainkan pada hakikatnya adalah satu, baik dengan Bapa maupun Anak (1Yoh. 5:7). Perkataan manusia sering kali bertentangan dengan rohnya, tetapi tidak demikian halnya dengan Firman dan Roh yang kekal itu.
                        . "Ia akan mengajarkan seluruh kebenaran kepadamu dan tidak menahan apa pun yang bermanfaat bagimu, sebab Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang." Roh yang tinggal di dalam para rasul adalah Roh nubuat. Telah dinubuatkan sebelumnya bahwa Ia akan demikian adanya (Yl. 2:28), dan memang demikianlah yang terjadi. Roh itu akan menunjukkan kepadamu hal-hal yang akan datang, seperti dalam Kisah Para Rasul 11:28; 20:23; 21:11. Roh itu berkata-kata tentang kemurtadan di waktu-waktu kemudian (1Tim. 4:1). Ketika dipenuhi oleh Roh, Yohanes melihat hal-hal yang akan datang melalui penglihatan. Hal ini memberikan kepuasan luar biasa kepada pikiran mereka, berguna bagi perilaku mereka, dan juga merupakan penegasan yang kuat perihal pengutusan mereka. Theolog Jansenius membuat catatan yang saleh mengenai hal ini: Janganlah kita menggerutu bahwa Roh tidak menunjukkan kepada kita hal-hal yang akan datang di dalam dunia ini seperti yang dilakukan-Nya kepada para rasul. Sudah cukup bagi kita bila Roh telah memberitakan kepada kita hal-hal yang akan datang di dunia lain, yang merupakan hal yang terpenting bagi kita.
            (2) Roh bekerja untuk mempermuliakan Kristus (ay. 14-15).
                [1] Bahkan pengutusan Roh itu pun mempermuliakan Kristus. Allah Bapa mempermuliakan Dia di sorga, sedangkan Roh mempermuliakan Dia di bumi. Merupakan kehormatan bagi Sang Penebus jika Roh itu diutus dalam nama-Nya dan juga untuk melaksanakan pekerjaan bagi-Nya, yaitu melanjutkan dan menyempurnakan karya-Nya. Semua pemberian dan karunia Roh, semua khotbah dan tulisan para rasul di bawah pengaruh Roh, bahasa lidah, dan mujizat, adalah untuk mempermuliakan Kristus.
                [2] Roh itu mempermuliakan Kristus dengan cara memimpin para pengikut-Nya ke dalam kebenaran yang nyata dalam Yesus (Ef. 4:21). Ia meyakinkan mereka,

Pertama, bahwa Roh akan menyampaikan hal-hal dari Kristus kepada mereka: Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterima-Nya dari pada-Ku. Sama seperti pada dasarnya Ia diutus dari Anak, begitu pulalah halnya, pengaruh dan pelaksanaan tugas diperoleh-Nya dari Dia. Ia akan mengambil ek tou emou -- apa yang adalah milik-Ku. Segala sesuatu yang ditunjukkan Roh kepada kita, yakni yang berlaku bagi kita untuk menerima pengajaran dan penghiburan, segala sesuatu yang memberi kita kekuatan dan semangat, serta segala sesuatu yang Ia tetapkan dan meteraikan atas kita adalah milik Kristus, yang diperoleh dan diterima dari Dia. Semuanya adalah milik Kristus, sebab Ia telah membeli dan membayar mahal untuk itu. Oleh sebab itu Ia mempunyai alasan untuk menyebutnya milik-Nya. Kepunyaan-Nya, sebab Dia-lah yang pertama menerimanya. Semua ini diberikan kepada Dia sebagai kepala jemaat, untuk disampaikan kepada seluruh jemaat oleh Dia. Roh itu datang bukan untuk mendirikan kerajaan baru, melainkan untuk memajukan dan memantapkan kerajaan yang sama yang telah didirikan oleh Kristus, untuk memelihara kepentingan yang sama serta mengejar tujuan yang sama dari kerajaan itu. Oleh sebab itu, orang-orang yang berpura-pura dipenuhi Roh dan mencemarkan Kristus, sebenarnya telah berdusta, sebab Roh itu datang untuk mempermuliakan Kristus.

Kedua, bahwa dalam hal ini perkara-perkara yang dari Allah harus disampaikan kepada kita. Agar supaya tidak ada yang berpikir bahwa menerima hal-hal ini tidak akan membuat mereka lebih kaya, Ia menambahkan, Segala sesuatu yang Bapa punya adalah Aku punya. Sebagai Allah, seluruh terang yang ada dengan sendirinya dalam Bapa-Nya dan segala kebahagiaan yang dirasakan Bapa-Nya, juga dipunyai-Nya. Sebagai Pengantara, segala sesuatu yang diserahkan kepada-Nya oleh Bapa-Nya (Mat. 11:27), seluruh kasih karunia dan kebenaran yang dirancangkan Allah bagi kita, semuanya diserahkan Bapa ke dalam tangan Tuhan Yesus (Kol. 1:19). Berkat-berkat rohani dalam bentuk perkara-perkara sorgawi diberikan Bapa kepada Anak untuk kita, dan Anak mempercayakannya kepada Roh untuk menyampaikannya kepada kita. Ada yang menerapkan hal ini kepada ayat sebelumnya: Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang, dan hal ini dijelaskan dalam Wahyu 1:1. Inilah wahyu Yesus Kristus, yang dikaruniakan Allah kepada-Nya, yang menyatakannya kepada hamba-Nya Yohanes, yang menuliskan apa yang dikatakan Roh (Why. 1:10).


BcO Roma 8:5-27
 8:5 Sebab mereka yang hidup menurut daging, memikirkan hal-hal yang dari daging; mereka yang hidup menurut Roh, memikirkan hal-hal yang dari Roh. 8:6 Karena keinginan daging adalah maut, tetapi keinginan Roh adalah hidup dan damai sejahtera. 8:7 Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya. 8:8 Mereka yang hidup dalam daging, tidak mungkin berkenan kepada Allah. 8:9 Tetapi kamu tidak hidup dalam daging, melainkan dalam Roh, jika memang Roh Allah diam di dalam kamu. Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus. 8:10 Tetapi jika Kristus ada di dalam kamu, maka tubuh memang mati karena dosa, tetapi roh adalah kehidupan oleh karena kebenaran. 8:11 Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu. 8:12 Jadi, saudara-saudara, kita adalah orang berhutang, tetapi bukan kepada daging, supaya hidup menurut daging. 8:13 Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup. 8:14 Semua orang, yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah. 8:15 Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: "ya Abba, ya Bapa!" 8:16 Roh itu bersaksi bersama-sama dengan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah. 8:17 Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia.
Pengharapan anak-anak Allah
8:18 Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita. 8:19 Sebab dengan sangat rindu seluruh makhluk menantikan saat anak-anak Allah dinyatakan. 8:20 Karena seluruh makhluk telah ditaklukkan kepada kesia-siaan, bukan oleh kehendaknya sendiri, tetapi oleh kehendak Dia, yang telah menaklukkannya, 8:21 tetapi dalam pengharapan, karena makhluk itu sendiri juga akan dimerdekakan dari perbudakan kebinasaan dan masuk ke dalam kemerdekaan kemuliaan anak-anak Allah. 8:22 Sebab kita tahu, bahwa sampai sekarang segala makhluk sama-sama mengeluh dan sama-sama merasa sakit bersalin. 8:23 Dan bukan hanya mereka saja, tetapi kita yang telah menerima karunia sulung Roh, kita juga mengeluh dalam hati kita sambil menantikan pengangkatan sebagai anak, yaitu pembebasan tubuh kita. 8:24 Sebab kita diselamatkan dalam pengharapan. Tetapi pengharapan yang dilihat, bukan pengharapan lagi; sebab bagaimana orang masih mengharapkan apa yang dilihatnya? 8:25 Tetapi jika kita mengharapkan apa yang tidak kita lihat, kita menantikannya dengan tekun. 8:26 Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan. 8:27 Dan Allah yang menyelidiki hati nurani, mengetahui maksud Roh itu, yaitu bahwa Ia, sesuai dengan kehendak Allah, berdoa untuk orang-orang kudus.



___



Daftar Label dari Kategori Renungan Katolik 2024
Lagu Anak(1)




Nama-Nama Bayi Katolik Terlengkap

Kalender Liturgi Katolik 2024 dan Saran Nyanyian

Kalender Liturgi Katolik Mei 2024 dan Saran Nyanyian


Orang Kudus Katolik Dirayakan Mei
Santo-Santa 25 Mei - Santo Gregorius VII, Paus dan Pengaku Iman

MAZMUR TANGGAPAN & BAIT PENGANTAR INJIL
- PASKAH
- KENAIKAN
- PENTAKOSTA
- BIASA



NEXT:
Renungan Katolik Senin, 20 Mei 2024 - Yohanes 19:25-34 - BcO 2 Korintus 1:15-2:11 - Perayaan Wajib Santa Perawan Maria Bunda Gereja

PREV:
Renungan Katolik Sabtu, 18 Mei 2024 - Yohanes 21:20-25 - BcO Kisah Para Rasul 28:15-28.30-31 - Yohanes I





Arsip Renungan Katolik 2024..


Jadwal Misa Gereja Seluruh Indonesia
1. Map/Peta Gereja Katolik di Jakarta
2. Map/Peta Gereja Katolik di Surabaya
3. Map/Peta Gereja Katolik di Makassar
4. Map/Peta Gereja Katolik di Bandung
5. Map/Peta Gereja Katolik di Medan
6. Map/Peta Gereja Katolik di Depok
Agustus - Hati Maria Yang Tidak Bernoda(3)
April - Sakramen Maha Kudus (6)
Bulan Katekese Liturgi(5)
Bulan November - Jiwa-jiwa Kudus di Api penyucian(4)
Bulan Oktober - Bulan Rosario(1)
Bulan Oktober - Bulan Rosario suci(4)
Desember - Bunda Maria yang dikandung tanpa noda(4)
Februari - Keluarga Kudus Yesus Maria Yosep(5)
Ibadah(1)
Januari - Bulan menghormati Nama Yesus(5)
Juli - Darah Mulia(2)
Juni - Hati Kudus Yesus(10)
Maret - Pesta St. Yosep(3)
Mei - Bulan Maria(8)
Penutup Bulan Rosario(1)
Peringatan Arwah(2)
Rabu Abu(1)
SEPTEMBER - TUJUH DUKA MARIA(7)